Web Semantic

Sematic Web

Pengenalan

Web Semantik, Web 3.0, Web Data Tertaut, Web Data … apa pun sebutannya, Web Semantik mewakili evolusi besar berikutnya dalam menghubungkan informasi. Ini memungkinkan data untuk dihubungkan dari sumber ke sumber lain dan dipahami oleh komputer sehingga mereka dapat melakukan tugas yang semakin canggih atas nama kami.


Pelajaran ini akan memperkenalkan Web Semantik, menempatkannya dalam konteks evolusi World Wide Web seperti yang kita kenal sekarang dan manajemen data secara umum, terutama di perusahaan besar.

Pengertian

Web semantik adalah informasi dalam jumlah sangat besar di World Wide Web yang terhubung secara global dengan suatu cara tertentu dan dimengerti atau dipahami oleh mesin, sehingga dapat diproses secara langsung oleh mesin menjadi knowledge untuk ditampilkan kepada pemakai. Web semantik juga dapat dikatakan sebagai sebuah cara yang efisien untuk merepresentasikan data di World Wide Web sebagai sebuah database yang terhubung secara global. Istilah web semantik pertama kali dikemukakan oleh Tim Berners-Lee yang merupakan penemu World Wide Web.

Web semantik bukanlah Artifitial Intelegent (kecerdasan buatan), karena mesin tidak dengan sendirinya memahami bahasa manusia secara menyeluruh. Konsep ini hanya menandakan kemampuan mesin untuk memecahkan well-defined problems (permasalahan yang telah ditentukan) dengan cara melakukan well-defined operations (operasi untuk memecahkan masalah yang juga telah ditentukan) pada well-defined data (data yang juga telah ditentukan) yang tersedia. Jadi, untuk bahasa manusia yang berada di luar well-defined data, mesin sudah tidak mampu lagi untuk memahami bahasa tersebut.

Mengapa Kita Memerlukan Semantic Web?

Semantic Web akan memecahkan beberapa permasalahan kunci yang dihadapi arsitektur teknologi informasi saat ini.

 Information Overload (Kelebihan Informasi)
Kelebihan informasi adalah masalah paling nyata yang membutuhkan suatu solusi, dan tenaga ahli teknologi tengah memperingatkan kita tentang itu selama 50 tahun. Pada artikel “ Menanggulangi Kelebihan Informasi,” Paul Krill menyatakan, “Kondisi ini diakibatkan oleh suatu tingkat pertumbuhan yang cepat dalam jumlah informasi yang tersedia”. Umumnya diakui bahwa masalah ini telah semakin buruk dengan berkembangnya Internet, email, dan sekarang instant messaging.

Kelebihan informasi adalah masalah paling nyata yang membutuhkan suatu solusi, dan tenaga ahli teknologi tengah memperingatkan kita tentang itu selama 50 tahun. Pada artikel “ Menanggulangi Kelebihan Informasi,” Paul Krill menyatakan, “Kondisi ini diakibatkan oleh suatu tingkat pertumbuhan yang cepat dalam jumlah informasi yang tersedia”. Umumnya diakui bahwa masalah ini telah semakin buruk dengan berkembangnya Internet, email, dan sekarang instant messaging.

Stovepipe Systems (Sistem Pipa asap kompor)
Informasi hanya mengalir pada stovepipe dan tidak bisa berbagi dengan sistem atau organisasi lain yang memerlukannya.

Bagaimana XML Sesuai dengan Sematic Web?

XML adalah lapisan pondasi yang syntactic dari Sematic Web. Kebutuhan teknologi Semantic Web yang lain (seperti Resorce Description Framework) menjadi lapisan paling atas dari XML menjamin suatu tingkat dasar dari interoperabilitas.

Teknologi XML dibangun atas Unicode characters dan Uniform Resource Identifier. Unicode characters mengijinkan XML untuk menggunakan karakter internasional. URI digunakan sebagai unik identifiers untuk konsep di Semantic Web tsb. Apakah XML cukup? Jawabannya tidak, sebab XML hanya menyediakan interoperabilitas yang syntactic.

Dengan kata lain, berbagi suatu XML dokumen menambahkan makna dari isi dokumen; hanya ketika kedua belah pihak mengetahui dan memahami unsur penamaan. Sebagai contoh, jika satu pihak menamakan $12.00 dan pihak lain menamakan $12.00 , tidak ada cara dimana suatu mesin akan mengetahui dua makna tsb adalah hal yang sama kecuali jika teknologi Semantic Web seperti ontologi ditambahkan. 

Bagaimana Web Services Sesuai dengan Semantic Web

Web Service adalah perangkat lunak service yang dikenali oleh suatu URI yang diuraikan, ditemukan dan yang akses menggunakan Web protokol.

Point yang penting tentang Web Service adalah bahwa mereka mengkonsumsi dan menghasilkan XML. Sehingga, cara yang pertama dimana web service berkait dengan Semantic Web adalah mengadopsi XML, atau data yang lebih cerdas.

Teknologi Semantic Web akan memecahkan masalah Web service discovery. Ada beberapa usaha riset yang dalam perjalanan untuk menciptakan Sematic Web-enabled Web service (seperti http://swws.semanticweb.org)

Web servoce berlaot demgam Se,amtoc Web da;a, ,e,imglomlam Web servoce imtil sa;omg berhubungan dengan Web service yang lain.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 + nine =